Lama terbengkalai ya blognya hehehe, maaf ya. Sibuk sih dari kemarin setelah menghadapi UN yang sangat menyebalkan. Untuk mengisi hari ini, gue mau tulis soal game "Papers, Please". Game apaan sih ini? Nanti ya gue kasih tahu. Tenang saja.
Oke pertama langsung gue gambarkan sedikit tentang Papers,Please ini. Mungkin kalau lu ngeliat screenshot game ini di google atau manapun kelihatan begitu tidak menarik ya. Pasti pada mikir gambarnya jelek banget pasti gameplaynya juga jelek. First thing first, don't judge the book by it cover. Gue pada awalnya juga mikir begitu sih tapi kemudian gue lihat di youtube orang yang mainin ini dan ternyata gue jatuh cinta pada pandangan pertama (kiasan). Jadi disini kita berperan sebagai petugas perbatasan. Lah apa serunya dong? Bentar etdah entar dijelasin kok.
Kita jadi petugas perbatasan yang ngecek surat-surat yang dibutuhkan untuk memasuki negara kita (Arstotzka). Pada awalnya ya cuma orang Arstotzka aja yang boleh masuk. Seiring waktu berjalan, para imigran lain juga bisa masuk ke negara tercinta kita itu.
*Gameplay
Pasti pada mikir, apa serunya ngecek-ngecek kelengkapan surat? Udah kayak polisi lalu lintas aja di jalan. NO NO NO. Gak kayak gitu juga bro. Pada awalnya semua terlihat mudah karena kita cuma cek surat ini dan itu. Habis dicek, kita mengizinkan dia masuk atau tidak. Ya kelihatannya sih repetitive ya. Tapi setiap harinya akan ada hal baru yang membuat segalanya semakin seru. Misalnya, pas awal cuma butuh passport doang orang-orang bisa masuk tapi tiba-tiba ada serangan teroris. Peraturan untuk memasuki negara pun berubah, mungkin ada surat tambahan lain. Tidak hanya memeriksa kelengkapan, bahkan kita bisa menembak teroris. Iya teroris! Oh iya disini kita juga menentukan nasib keluarga kita.
*Story
Sekarang ke bagian cerita. Tau gak game kayak gini punya ending banyak? Iya game kayak gini punya ending sekitar 20. Kita menentukan sendiri bagaimana keadaan di sekitar kita padahal kita cuma petugas perbatasan. Kita bisa masukin imigran gelap, petugas palsu, mata-mata, agen suatu organisasi anti pemerintahan, atau menolong orang. Kadang kita harus memilih untuk mengikuti aturan dan kaidah dengan mengabaikan rasa iba kita atau membiarkan orang lain masuk ke negara kita karena merasa kasihan. Semua ada bro. Dan sekali salah langkah bisa dapat bad end.
*Graphic
Ini sih gak perlu diberitahu ya. Gambarnya gak wah seperti game AAA. Bukan grafis yang ditonjolkan tapi permainan dan cerita yang asyik. Grafisnya pixelated tapi tetap keren. Disini ada "nude"nya loh... jadi buat adik-adik sebelum bermain silahkan ke bagian pengaturan dahulu untuk mematikan "Nude Mode". Tapi siapa juga yang demen lihat pixelated nude? Anda?
*Control
Agak sulit sih awalnya karena harus klik sana klik sini. Untungnya ada upgrade untuk shortcut keyboard sehingga nantinya untuk memeriksa passport lebih mudah.
Kesimpulan
Plusnya: Gamenya memang unik dan gak biasa. Sebuah simulator petugas perbatasan. Asyik banget untuk dimainkan apalagi hal-hal yang tak terduga sering terjadi. Sangat kompleks dan tidak semata-mata cuma petugas perbatasan karena kita harus menentukan nasib keluarga kita bagaimana.
Minusnya: Mungkin bagi sebagian orang game ini jauh dari kata game dan kurang menyenangkan karena gak ada "action" yang begitu wow. Dan dari segi grafis terlihat jelek, voice actnya juga wablwablwabl doang ngomongnya. Kontrol yang ribet pada awalnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar